Chat with us, powered by LiveChat

Selasa, 09 Mei 2023

Tentang Oktoberfest di Jerman by qiuslot88

Sejumlah negara di dunia memiliki tradisi unik ketika memasuki musim gugur.

Salah satunya adalah Oktoberfest.

Ini adalah satu dari sekian banyak festival terbesar yang dirayakan setiap tahun di seluruh dunia. Namun, acara utamanya sendiri berlangsung di Munich, Bavaria, Jerman.

Menurut sejarahnya, festival asli Jerman ini berasal dari perayaan pernikahan Pangeran Ludwig dan Putri Therese mengucapkan janji suci pada 12 Oktober 1810, di Munich, Bavaria.

Oktoberfest berlangsung selama 16 hari berturut-turut, mulai dari pertengahan atau akhir September hingga minggu pertama Oktober.



Namun, festival tersebut juga dapat berlangsung selama 18 hari jika hari ke 16 jatuh sebelum 3 Oktober.

Oktoberfest menjadi bagian terpenting dari budaya Bavaria, meski perayaannya sendiri hanya sekadar memainkan musik tradisional dan mengonsumsi banyak bir.

Biasanya, warga logal akan mengenakan dirndls dan lederhosen (pakaian tradisional Jerman) selama festival berlangsung.

Setiap tahun, lebih dari enam juta pencinta bir dan wisatawan dari seluruh dunia mendatangi Jerman hanya untuk merasakan suasana Oktoberfest.



Festival ini secara resmi ketika Walikota telah mengetuk barel bir pertama dan berkata "O 'zapft is!", dan orang yang harus minum bir pertama kali adalah Perdana Menteri atau Presiden Bavaria.

Oktoberfest memiliki sejumlah aturan yang menyatakan bahwa bir yang disajikan di dalam festival tersebut harus berasal dari enam pabrik bir di Munich, atau harus melewati standarisasi kemurnian untuk memastikan kualitas bir.

Tahun ini, Oktoberfest diselenggarakan mulai Sabtu, September 2023 hingga Minggu 7 Oktober 2023.

Anda tidak perlu membayar biaya apa pun untuk mencicipi olahan bir di festival tersebut.

1. Dimulai dari bulan September. Meski awalan namanya mengandung kata Oktober, festival ini sejatinya dimulai pada pertengahan September hingga akhir pekan pertama Oktober.

2. Hanya bir asli Munich yang disajikan, karena kualitas dan rasanya sudah teruji.

3. Nama bir di festival ini dikenal dengan istilah "Oktoberfest beer".

4. Penduduk Munich menyebut festival ini dengan istila "die Wiesn" karena diselenggarakan di Theresienwiese.



5. Paris Hilton dilarang menghadiri Oktoberfest, alasannya pun sangat mengejutkan.

Beberapa tahun lalu, ia datang ke festival ini dengan pakaian yang tidak sopan dan malah mempromosikan merek anggur miliknya.

Paris pun langsung dilarang untuk mengikuti festival bir terbesar di dunia itu secara permanen.

6. Setiap tahun, lebih dari 4.000 benda hilang dan ditemukan oleh pengunjung lain di Oktoberfest.

7. Pada 2017 lalu, para pengunjung Oktoberfest berhasil menghabiskan 7,5 juta liter bir selama festival berlangsung.

Jumlah yang sangat fantastis.

Senin, 08 Mei 2023

Tentang Istana Versailles by qiuslot88

Istana Versailles adalah sebuah château di Versailles, Prancis yang menjadi bekas istana yang berlokasi di Versailles yang berjalak 19 kilometer arah barat dari Paris.



Saat ini, istana ini dimiliki oleh Prancis di bawah manajemen Kementerian Budaya oleh Établissement public du château, du musée et du domaine national de Versailles of Versailles.

Louis XIII membangun bangunan ini pertama kali sebagai pondok singgah perburuan pada tahun 1623 yang digantikan menjadi sebuah château kecil pada tahun 1631 sampai tahun 1634.

Kemudian, Louis XIV memperluas bangunan ini menjadi istana dalam beberapa fase dari tahun 1661 hingga 1715.

Bangunan yang menjadi lokasi favorit kedua raja ini pada tahun 1682 menjadi ibu kota secara de facto dari Prancis setelah pemindahan pusat pemerintahan dan kerajaan di Versailles.

Kondisi tetap berlangsung di bawah kekuasaan Louis XV dan Louis XVI yang hanya melakukan perubahan terhadap interior istana.

Akan tetapi, pada tahun 1789, keluarga kerjaan dan Ibukota Prancis pindah ke Paris.



Selama periode Revolusi Prancis, istana ini ditinggalkan dan dikosongkan yang berakibat kepada penduduk sekitar istana yang terus berkurang.

Istana ini masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1979.

Louis XIII membangun sebuah pondok singgah untuk kegiatan berburunya pada tahun 1623 agar dia tidak menginap di penginapan setempat di atas sebuah bukit yang lokasi favorit tempatnya berburu.

Tempat ini berlokasi 19 kilometer arah barat dari Paris serta 16 km dari istana utamanya, Château de Saint-Germain-en-Laye yang baru dia tinggali pada tahun 1624.

Istana ini berada dekat dengan sebuah desa bernama Versailles, yang merupakan hutan lahan basah yang para bawahan Louis XIII anggap sebagai tempat yang tidak layak untuk seorang raja.

Bahkan, salah satu dari bawahannya, yaitu François de Bassompierre menulis bahwa bangunan itu " tidak akan memunculkan kewibawaan bahkan untuk pria terhormat paling sederhana sekalipun".



Dari tahun 1631 hingga 1634, arsitek Philibert Le Roy mengganti pondok tersebut menjadi sebuah château, yang melarang istri sekaligus ratunya, Ana dari Austria untuk menginap di sana from staying there overnight, bahkan saat wabah cacar air melanda Saint-Germain-en-Laye pada tahun 1641 yang memaksa Louis XIII untuk pindah ke Versailles dengan Louis XIV yang saat itu berusia tiga tahun.

Ketika Louis XIII meninggal pada tahun 1643, Ana menjadi wali penguasa dari Louis XIV.

Karena pusat kekuasaan pindah kembali ke Paris, bangunan ini terbengkalai dalam satu dekade.

Kepindahan kembali ke Paris ini menjadi lokasi Ana dan perdana menterinya, Jules Mazarin melanjutkan kebijakan moneter yang tidak populer dari Louis XII yang menyebabkan peristiwa Fronde. Fronde adalah pemberontakan berantai melawan otoritas kerajaan dari tahun 1648 hingga 1653 yang meliputi konflik antara Mazarin dan putri sedarah yang merupakan keluarga jauh dari Louis XIV atas pengaruh terhadap Louis XIV.

Sebagai akhir dari Fronde, Louis XIV mengambil keputusan untuk melakukan pemerintahannya secara independen.

Setelah kematian Mazarin pada tahun 1661, Louis XIV mereformasi pemerintahannya dengan mengeluarkan ibu dan prince du sang, sekaligus memindahkan pusat kekuasaanya kembali ke Saint-Germain-en-Laye.

Dia juga memerintahkan perluasan terhadap château yang berlokasi di Versailles ini menjadi istana.

Tentang Pantheon by qiuslot88

Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma.



Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M.

Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi.

Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa.

Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia.

Tokoh-tokoh terkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael.



Struktur bangunan Pantheon ini telah digunakan selama lebih dari 1800 tahun.

Pada awalnya didirikan untuk memuja 7 dewa Romawi dari 7 planet dengan gaya Greco-Romawi.

Namanya berasal dari bahasa Yunani "Pantheion" yang berarti Rumah Semua Dewa.

Pembangunannya diprakarsai oleh Marcus Vipsanius Agrippa, seorang jenderal Romawi menantu dari Kaisar Agustus dari tahun 27 – 25 SM untuk memperingati kemenangan pasukan Octavian dalam Pertempuran Actium tanggal 2 September 31 SM melawan pasukan Mark Anthony dan Cleopatra.

 Tidak diketahui siapa arsitek kuil ini, namun kemungkinan besar adalah Apollodorus dari Damaskus.

Namun pada tahun 80 mengalami kebakaran dan menyisakan bangunan tiang portico (teras depan).

Hadrianus memperbaiki Pantheon selama tahun 118-125 dan menambahkan bangunan berbentuk lingkaran (rotunda) dengan rancangan Septimius Severus dan Caracalla.

Kaisar Byzantine, Phocas menghibahkan Pantheon kepada Paus Boniface IV demi menyelamatkannya dari perusakan dan kehancuran.



Pada tahun 609, kuil ini menjadi gereja Katolik Chiesa di Santa Maria Martyres (Gereja Santa Maria dan Para Martir) dan sering menjadi tempat diselenggarakannya misa.

Selain itu, gereja ini mulai menjadi tempat pemakaman raja-raja dan orang terkenal yang masuk agama Kristen, antara lain pelukis Raphael (1520), Raja Victor Emmanuel I (1878), Raja Umberto I (1900) dan Ratu Margherita, Raja Victor Emmanuel II (1947), pelukis Annibale Caracci, arsitek Baldassare Purzzi dan sebagainya.

Pada masa kedudukan Paus Clement XI tahun 1700, altar gereja ditambahkan lewat desain Alessandro Spechi.

Pada tahun 1691-1765, interior desain mulai dikerjakan oleh arsitek Giovanni Paolo Panini.

Struktur Pantheon terdiri dari beberapa bangunan utama yakni, Portico (serambi depan), Rotunda (bangunan bulat) serta kubah dan dilengkapi tempat pemandian dan taman air.

Banyak bangunan lain yang mengikuti rancangan Pantheon antara lain University of Virginia, Low Memorial Library - Columbia University, Grand Auditorium - Universitas Tsinghua, Jefferson Memorial - Washington D.C, State Library of Victoria di Melbourne, Australia dan sebagainya.

Portico adalah serambi depan yang masih asli dirancang oleh Agrippa sebelum musibah kebakaran. Pintu perunggu Pantheon masih asli walau mengalami beberapa kali restorasi.

Di depan portico terdapat 16 buah tiang berwarna merah yang terbuat dari granit yang menyokong atap.

Tiang-tiang bergaya Corynthian ini masing-masing tingginya 11,8 meter, diameter 1,5 meter dan berat 60 ton dan berasal dari Alexandria, Mesir.

Hadrian membangun kembali Pantheon berdasarkan catatan Agrippa pada tahun 125 dan ia menuliskan jasa Agrippa di portico dengan tulisan M•AGRIPPA•L•F•COS•TERTIUM•FECIT yang artinya Didirikan oleh Marcus Agrippa, Putra Lucius pada masa Jenderalnya yang Ketiga.

Rotunda adalah bangunan interior berbentuk bulat yang memiliki diameter 145 kaki dan dibuat dari pualam.

Di ruangan ini terdapat 7 buah ceruk yang masing-masing berbentuk bulat dan setengah bulat.

Rotunda dilengkapi oleh kubah besar setinggi 140 kaki yang disebut juga kubah langit.

Kubah ini terbuat dari sambungan potongan batu, dengan jarak basis kubah dengan lantai adalah 71 kaki.

Kubah ini dibuat dari bahan ringan untuk mengurangi beban, yakni dari semen pumice dan pozzolanik yang terbuat dari debu vulkanik.

Sampai tahun 1436, kubah Pantheon masih merupakan kubah yang terbesar di barat setelah Katedral Florence dibangun oleh Brunelleschi.

Diperkirakan berat total kubah ini adalah 4.535 metrik ton dengan ketebalan di basis mencapai 21 kaki dan dekat lubang ventilasi (oculus) menipis menjadi 1,2 meter.

Sebuah lubang ventilasi yang terbuka di puncak kubah dinamakan oculus.

Oculus disebut juga Mata Besar karena terbuka ke langit.

Oculus memiliki diameter 7,8 meter dan berfungsi sebagai ventilator dan sumber cahaya.

Jika hujan atau salju masuk dari sini, maka akan dialirkan ke saluran pembuangan.

Lubang ini disimbolkan sebagai perlindungan para dewa selalu menyertai Kekaisaran Romawi.

Minggu, 07 Mei 2023

Tentang Vatikan by qiuslot88

Vatikan atau Kota Vatikan adalah sebuah negara enklave yang dikelilingi tembok di dalam kota Roma di Italia.



Dengan luas area sekitar 44 hektar, dan populasi sebesar 842 jiwa, Negara Kota Vatikan merupakan negara independen terkecil di dunia, baik area maupun populasinya, yang diakui secara internasional.

Negara ini berbentuk eklesiastik atau monarki-sakerdotal yang diperintah oleh Uskup Roma yakni Paus.

Para pejabat tertinggi negara ini semuanya adalah klerus Katolik yang berasal dari berbagai negara.

Sejak kembalinya Paus dari Avignon pada tahun 1377, mereka umumnya tinggal di Istana Apostolik di dalam wilayah yang sekarang adalah Kota Vatikan, meskipun terkadang juga tinggal di Istana Quirinal di Roma atau di tempat lainnya.

Istilah Negara Kota Vatikan berbeda dengan Takhta Suci, namun kadang digunakan secara kolektif. Takhta Suci berasal dari Kekristenan awal dan merupakan takhta episkopal utama dari 1,4 miliar penganut Katolik Timur dan Latin di seluruh dunia, yang sejak awal pendiriannya memang berada di tempat yang sama yaitu di sekitar Bukit Vatikan.

Negara kota yang independen ini, di sisi lain, terbentuk pada tahun 1929 melalui Perjanjian Lateran antara Takhta Suci dan Italia, yang berbicara tentang pendirian ini sebagai suatu ciptaan baru, bukan sebagai sisa-sisa Negara Gereja (756-1870) yang jauh lebih besar, yang sebelumnya pernah mencakup banyak bagian tengah Italia.



Menurut perjanjian tersebut, Takhta Suci memiliki "kepemilikan penuh, kekuasaan eksklusif, dan yurisdiksi serta otoritas yang berdaulat" atas Negara Kota Vatikan.

Kota Vatikan berisi situs keagamaan dan budaya seperti Basilika Santo Petrus, Kapel Sistina, dan Museum Vatikan.

Ketiganya memiliki beberapa lukisan dan pahatan paling terkenal di dunia.

Perekonomian Kota Vatikan yang unik didukung secara finansial oleh sumbangan dari umat beriman, dengan penjualan prangko dan suvenir, biaya masuk ke museum, dan penjualan publikasi.

Kota Vatikan tidak memiliki pajak dan barang bebas bea. Dan begitu lah ya guys ya

Nama "Kota Vatikan" pertama kali digunakan dalam Perjanjian Lateran, yang ditandatangani pada 11 Februari 1929, yang mendirikan negara-kota modern yang dinamai dari Bukit Vatikan, lokasi geografis negara di dalam kota Roma.

"Vatikan" berasal dari nama pemukiman Etruria, Vatica atau Vaticum, yang terletak di wilayah umum orang Romawi disebut Ager Vaticanus, "wilayah Vatikan".

Nama Italia kota ini adalah Città del Vaticano atau, lebih formalnya, Stato della Città del Vaticano, yang berarti 'Negara Kota Vatikan'.

Nama Latinnya adalah Status Civitatis Vaticanae; nama ini digunakan dalam dokumen resmi oleh Takhta Suci, Gereja dan Paus.

Di dalam wilayah Kota Vatikan terdapat Taman Vatikan, yang mencakup sekitar setengah dari wilayah ini.

Taman-taman yang didirikan selama era Renaisans dan Barok ini dihiasi dengan air mancur dan patung.

Kebun mencakup sekitar 23 hektar (57 acre).

Titik tertinggi adalah 60 meter (197 kaki) di atas permukaan laut rata-rata.

Tembok batu membatasi area di utara, selatan, dan barat.

Taman ini berasal dari abad pertengahan ketika kebun buah dan kebun anggur meluas ke utara Istana Apostolik Kepausan.

Pada tahun 1279, Paus Nikolas III (Giovanni Gaetano Orsini, 1277–1280) memindahkan kediamannya kembali ke Vatikan dari Istana Lateran dan menutup area ini dengan tembok.

Dia menanam kebun buah (pomerium), halaman rumput (pratellum), dan taman (viridarium)

Negara Kota Vatikan, yang dibentuk pada tahun 1929 oleh Perjanjian Lateran, memberi Takhta Suci yurisdiksi temporal dan kemerdekaan dalam wilayah kecil.

Vatikan berbeda dari Takhta Suci.

Dengan demikian negara dapat dianggap sebagai instrumen Takhta Suci yang signifikan tetapi tidak esensial.

Takhta Suci sendiri telah ada terus menerus sebagai entitas yuridis sejak zaman Kekaisaran Romawi dan telah diakui secara internasional sebagai entitas berdaulat yang kuat dan mandiri sejak Zaman Kuno Akhir hingga saat ini, tanpa gangguan bahkan pada saat dicabut wilayahnya (mis. 1870 hingga 1929 ).

Kota Vatikan adalah salah satu dari sedikit negara merdeka yang diakui secara luas yang belum menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Takhta Suci, yang berbeda dari Negara Kota Vatikan, memiliki status pengamat permanen, dengan semua hak anggota penuh kecuali untuk pemungutan suara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Negara Kota Vatikan merupakan wilayah nasional yang diakui di bawah hukum internasional, tetapi Takhta Suci yang melakukan hubungan diplomatik atas namanya, selain diplomasi Takhta Suci sendiri, mengadakan perjanjian internasional terkait hal itu.

Kota Vatikan dengan demikian tidak memiliki layanan diplomatik sendiri.

Karena keterbatasan ruang, Kota Vatikan merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang tidak dapat menampung kedutaan.

Kedutaan asing untuk Takhta Suci berlokasi di kota Roma; hanya selama Perang Dunia Kedua staf beberapa kedutaan diakreditasi ke Takhta Suci mengingat keramahan apa yang dimungkinkan dalam batas-batas sempit Kota Vatikan kedutaan besar seperti Inggris sementara Roma dipegang oleh Kekuatan Poros dan Jerman ketika Sekutu menguasai Roma.

Ukuran Kota Vatikan dengan demikian tidak terkait dengan jangkauan global besar yang dilakukan oleh Takhta Suci sebagai entitas yang sangat berbeda dari negara.

Namun, Negara Kota Vatikan sendiri berpartisipasi dalam beberapa organisasi internasional yang fungsinya berhubungan dengan negara sebagai entitas geografis, berbeda dari persona hukum non-teritorial Takhta Suci.

Organisasi-organisasi ini jauh lebih sedikit daripada organisasi-organisasi di mana Takhta Suci berpartisipasi baik sebagai anggota atau dengan status pengamat.

Mereka termasuk delapan negara berikut, di mana masing-masing Negara Kota Vatikan menjadi anggotanya.

Sabtu, 06 Mei 2023

Tentang Air Mancur Trevi by qiuslot88

Terletak di kota Roma, Air Mancur Trevi telah menjadi objek wisata populer bagi mereka yang mengunjungi Italia.



Dibangun pada tahun 1732, air mancur ini adalah salah satu sumber air tertua di Roma dan dengan air mancur setinggi 85 kaki dan lebar hampir 65 kaki, air mancur ini dapat menggunakan sekitar 2,824,800 kaki kubik air setiap hari.

Ini adalah air mancur Barok terbesar di Roma.

Prestasi besar mengingat akses terbatas ke bahan bangunan dan mesin daripada yang kita lakukan di era modern.



Batu travertine, yang terbentuk di mata air, bersumber dari tenaga ahli dan merupakan bahan bangunan pilihan untuk sebagian besar air mancur.

Faktanya, ini adalah bahan yang sama yang digunakan untuk membangun Colosseum yang termasyhur, yang terletak hanya lebih dari setengah mil dari air mancur.

Air mancur dibangun di dekat ujung saluran air (Aqua Virgo) yang dibangun pada tahun 19 SM, di mana tiga jalan bertemu dan inilah yang memberi nama pada air mancur tersebut.

Tre vie dalam bahasa Italia diterjemahkan menjadi tiga jalan, yang berarti Air Mancur Trevi secara harfiah diterjemahkan menjadi Air Mancur Tiga Jalan.



Aqua Virgo dibangun oleh menantu Augustus, Agrippa untuk memasok air untuk Pemandian Romawi dan air bersumber dari Salone Springs.

Ini terletak kira-kira 14 mil jauhnya dari Roma - perjalanan yang panjang!

Saat melihat apa yang sudah diketahui tentang air mancur tersebut, tidak semua informasinya adalah fakta tetapi juga mitos dan legenda.

Dikatakan bahwa melempar a koin ke air mancur akan memastikan Anda kembali ke Roma.

Dua koin akan memastikan bahwa Anda kembali ke Roma dan akan jatuh cinta dan jika Anda melempar tiga, maka Anda akan menikah dengan orang yang Anda temui.

Juga dikatakan bahwa tentara Romawi percaya bahwa jika Anda minum air dari mata air, serta melemparkan koin ke dalamnya, maka Anda tidak hanya akan kembali ke Roma tetapi Anda akan melakukannya dengan aman.

Meskipun ini murni mitos dan tidak berdasarkan bukti apa pun, banyak turis dari seluruh dunia memastikan kembalinya mereka ke Roma dengan melempar koin ke air mancur.

Diyakini bahwa 3,000 euro dilemparkan ke air mancur setiap hari.

Namun, pemerintah menempatkan ini uang untuk digunakan dengan baik, karena diberikan kepada badan amal Italia bernama Caritas, yang memberikan kartu yang dapat diisi ulang kepada orang miskin Roma untuk membantu mereka menerima makanan dan perbekalan.

Sayangnya, ada yang tidak begitu dermawan dan mencuri koin dari air mancur. Ini telah dibuat ilegal tetapi masih belum menghentikan semua orang untuk mengambil koin ini.

Faktanya, kamera tersembunyi, yang dipasang untuk acara televisi, menangkap tiga pria yang mencuri dari air mancur.

Itu tidak seberapa dibandingkan dengan perampok paling terkenal dari semuanya - seorang pria yang dijuluki d'Artagnan.

Dikatakan bahwa dia mencuri koin dari air mancur selama 34 tahun sampai akhirnya ditangkap pada tahun 2002.

Air mancur tidak hanya menjadi sasaran pencurian tetapi juga menghilangkan duka dan vandalisme.

Pada tahun 1996 air mancur dimatikan dan ditutup dengan kain hitam sebagai cara untuk menghormati aktor Marcello Mastroianni setelah kematiannya.

Mastroianni membintangi film La Dolce Vita, yang membawa banyak ketenaran dan popularitas ke air mancur, karena beberapa adegan difilmkan di air mancur.

Orang dapat mengatakan bahwa film ini membuat air mancur lebih menarik bagi turis dan penduduk Romawi, oleh karena itu, sopan untuk memberi hormat kepada mendiang aktor yang membawa ketenaran itu kepada mereka.

Pada tahun 2007 air mancur tersebut menjadi korban dari vandalisme yang mengerikan, dimana seseorang telah meletakkan zat cair yang tidak diketahui ke dalam air mancur tersebut, mengakibatkan air tersebut berubah warna menjadi merah cerah.

Hal ini juga menyebabkan air yang jatuh dari pancuran menjadi merah, karena menggunakan sistem air sirkuit tertutup.

Ada banyak ketakutan bahwa batu dan air mancur itu sendiri akan ternoda merah.

Karena airnya cepat terkuras, tidak ada kerusakan pada air mancur.

Namun, itu telah menambahkan kisah menarik lainnya ke sejarah Air Mancur Trevi.

Jumat, 05 Mei 2023

Tentang Pont Des Arts by qiuslot88

Pont des Arts atau Passerelle des Arts adalah sebuah jembatan pejalan kaki di Paris yang melintasi Sungai Seine.



Ini menghubungkan Institut de France dan alun-alun pusat ( cour carrée ) dari Palais du Louvre , (yang disebut "Palais des Arts" di bawah Kekaisaran Prancis Pertama ).

Antara 1802 dan 1804, di bawah pemerintahan Napoleon Bonaparte, jembatan logam sembilan lengkung untuk pejalan kaki dibangun di lokasi Pont des Arts saat ini: ini adalah jembatan logam pertama di Paris.

Insinyur Louis-Alexandre de Cessart dan Jacques Dillon awalnya membayangkan jembatan yang menyerupai taman gantung, dengan pepohonan, tepian bunga, dan bangku.



Bagian melintasi jembatan pada waktu itu biayanya satu sou.

Pada 17 Maret 1975, Kementerian Kebudayaan Prancis mendaftarkan Pont des Arts sebagai monumen bersejarah nasional.

Pada tahun 1976, Inspektur Jembatan dan Jalan Lintas ( Ponts et Chaussées ) melaporkan beberapa kekurangan pada jembatan tersebut.

Lebih khusus lagi, dia mencatat kerusakan yang disebabkan oleh dua pengeboman udara yang terjadi selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II dan kerusakan yang diakibatkan oleh berbagai tabrakan yang disebabkan oleh kapal.

Jembatan tersebut akan ditutup untuk sirkulasi pada tahun 1977 dan, pada tahun 1979, mengalami keruntuhan setinggi 60 meter setelah sebuah tongkang menabraknya.



Jembatan saat ini dibangun antara tahun 1981 dan 1984 "identik" menurut rencana Louis Arretche , yang telah memutuskan untuk mengurangi jumlah pelengkung dari sembilan menjadi tujuh, sehingga tampilan jembatan lama tetap terjaga sambil menyelaraskan kembali struktur baru dengan Pont Neuf.

Pada 27 Juni 1984, jembatan yang baru direkonstruksi ini diresmikan oleh Jacques Chirac , walikota Paris saat itu.

Jembatan ini terkadang berfungsi sebagai tempat pameran seni, dan saat ini menjadi "studio en plein air " bagi para pelukis, seniman, dan fotografer yang tertarik pada sudut pandangnya yang unik.

Pont des Arts juga sering menjadi tempat piknik selama musim panas.

Penulis Argentina, Julio Cortázar, berbicara tentang jembatan ini dalam bukunya tahun 1963 Rayuela . Ketika Horacio Oliveira pergi dengan pythia dan ini memberitahunya bahwa jembatan La Maga adalah "Ponts des Arts".

Pada tahun 1991, UNESCO mendaftarkan seluruh tepi sungai Paris, dari Menara Eiffel hingga ujung Ile Saint Louis, sebagai Situs Warisan Dunia.

Oleh karena itu, Pont des Arts kini menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO ini.

Sejak akhir 2008, turis mulai menempelkan lovelock dengan nama depan mereka tertulis atau terukir di pagar atau jeruji di sisi jembatan, lalu melemparkan kuncinya ke sungai Seine di bawah, sebagai isyarat romantis.

Gestur ini dikatakan mewakili komitmen cinta pasangan.

Meskipun ini bukan tradisi Prancis dan baru terjadi di Paris sejak akhir 2008, dengan kunci yang kadang-kadang dipotong oleh pekerja kota, sejak 2012 jumlah kunci yang menutupi jembatan menjadi sangat banyak, dengan kunci menjadi terpasang pada kunci lainnya.

Pada Februari 2014, Le Monde memperkirakan bahwa ada lebih dari 700.000 kunci; dengan musim turis musim panas 2014, ribuan lainnya telah ditambahkan, menciptakan masalah keamanan yang serius bagi otoritas kota dan masalah estetika bagi warga Paris.

Pada tahun 2014, kekhawatiran diungkapkan tentang kemungkinan kerusakan yang dilakukan oleh berat kunci pada struktur jembatan.

Pada bulan Mei, walikota yang baru terpilih, Anne Hidalgo , mengumumkan bahwa dia menugaskan Wakil Walikota Pertama, Bruno Julliard, untuk mencari alternatif selain gembok cinta di Paris.

Pada bulan Juni, bagian dari tembok pembatas di jembatan runtuh karena beban semua gembok yang terpasang padanya.

Pada Agustus 2014, Kantor Walikota Paris mulai mengatakan secara terbuka bahwa mereka ingin mendorong wisatawan untuk mengambil "selfie" daripada meninggalkan kunci cinta, ketika mereka meluncurkan kampanye "Cinta Tanpa Kunci" dan tagar media sosial.

Situs web tersebut menyatakan: "Jembatan kami tidak dapat lagi menahan isyarat cinta Anda. Bebaskan mereka dengan menyatakan cinta Anda dengan #cintatanpakunci."

Dengan musim turis yang ramai, lebih dari 50% panel di Pont des Arts harus ditutup dengan kayu lapis karena berat kunci (diperkirakan oleh kota menjadi 700 kg per panel) adalah menciptakan risiko lebih banyak panel runtuh.

Pada tanggal 18 September 2014, Balai Kota Paris mengganti tiga panel jembatan ini dengan kaca khusus sebagai percobaan saat mereka mencari bahan alternatif untuk jembatan yang tidak dapat dipasang kuncinya.

Sejak 1 Juni 2015, pekerja dewan kota dari Paris mulai memotong semua kunci setelah bertahun-tahun mendapat keluhan dari penduduk setempat.

Pejabat Kesehatan dan Keselamatan mengatakan "isyarat romantis menyebabkan degradasi Warisan jangka panjang dan bahaya bagi pengunjung".

Pada 2015, lebih dari satu juta kunci ditempatkan, dengan berat sekitar 45 ton.

Seniman jalanan seperti Jace , El Seed, Brusk atau Pantonio telah dipilih untuk mengecat panel baru yang menggantikan pagar lama dengan kunci.

Dengan berjalan kaki dari Quai François Mitterrand dari tepi kanan Sungai Seine, dan Quai Malaquais atau Quai de Conti dari tepi kiri.

Karena sifatnya yang dapat dikenali, jembatan ini telah ditampilkan di berbagai film dan acara televisi.

Le Pont des Arts disutradarai oleh Eugène Green adalah kisah tentang seorang pria muda yang jatuh cinta dan menemukan seluruh makna hidupnya terkandung dalam seorang wanita muda yang menyanyikan ratapan barok dalam rekaman.

Dia menemukan dia bunuh diri dari Pont des Arts, jadi itulah satu-satunya cara dia bisa bersamanya juga.

Aksi tersebut terjadi di Paris antara tahun 1979 dan 1980, dengan kata lain terjadi saat runtuhnya jembatan. Film ini dipresentasikan pada tahun 2004 di Festival Film Internasional Locarno ke-57 .

Kamis, 04 Mei 2023

Tentang Museum Louvre by qiuslot88

Museum Louvre adalah salah satu museum seni terbesar yang paling banyak dikunjungi dan sebuah monumen bersejarah di dunia.

Museum Louvre terletak di Rive Droite Seine, Arondisemen pertama di Paris, Prancis.

Hampir 35.000 benda dari zaman prasejarah hingga abad ke-19 dipamerkan di area seluas 60.600 meter persegi.



Museum ini bertempat di Istana Louvre (Palais du Louvre) yang awalnya merupakan benteng yang dibangun pada abad ke-12 di bawah pemerintahan Philip II.

Sisa-sisa benteng dapat dilihat di ruang bawah tanah museum.

Bangunan ini diperluas beberapa kali hingga membentuk Istana Louvre seperti sekarang.

Pada tahun 1682, Louis XIV memilih Istana Versailles sebagai kediaman pribadi, meninggalkan Louvre untuk selanjutnya dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan koleksi-koleksi kerajaan.

Pada tahun 1692, di gedung ini ditempati oleh Académie des Inscriptions et Belles Lettres dan Académie Royale de Peinture et de Sculpture.



Académie tetap di Louvre selama 100 tahun berikutnya.

Selama Revolusi Prancis, Majelis Nasional Prancis menetapkan bahwa Louvre harus digunakan sebagai museum untuk menampilkan karya-karya bangsa.

Museum ini dibuka pada tanggal 10 Agustus 1793 dengan memamerkan 537 lukisan.

Mayoritas karya tersebut diperoleh dari properti gereja dan kerajaan yang disita Pemerintah Prancis.

Karena masalah struktural dengan bangunan, museum ditutup pada tahun 1796 hingga 1801.

Jumlah koleksi museum meningkat di bawah pemerintahan Napoleon dan museum berganti nama menjadi Musée Napoléon.

Setelah kekalahan Napoleon dalam Pertempuran Waterloo, sebagian besar karya-karya yang disita oleh pasukannya kembali ke pemilik asli mereka.

Koleksi museum ini ditingkatkan lagi selama pemerintahan Louis XVIII dan Charles X, dan selama masa Imperium Prancis Kedua, museum berhasil memperoleh 20.000 koleksi.

Koleksi museum terus bertambah dengan adanya sumbangan dan hadiah yang terus meningkat sejak masa Republik Prancis Ketiga.

Koleksi Mesir kuno

Departemen ini memiliki koleksi berjumlah lebih dari 50.000 buah, termasuk diantaranya artefak dari peradaban Sungai Nil yang memiliki penanggalan dari 4.000 tahun SM hingga abad ke-4 Masehi.

Koleksinya merupakan salah satu yang terbesar di dunia, memberikan gambaran lengkap mengenai kehidupan masyarakat Mesir pada masa Mesir kuno, Kerajaan Pertengahan Mesir, Kerajaan Baru Mesir, Seni Koptik, dan Aegyptus (provinsi Romawi), masa Ptolemaic, dan periode Kekaisaran Romawi Timur.

Koleksi departemen ini merupakan koleksi milik kerajaan Prancis pada saat itu, tetapi ditambah oleh Napoleon pada ekspedisi tahun 1798 dengan Dominique Vivant yang kemudian menjadi direktur Louvre.

Setelah Jean-François Champollion menerjemahkan Batu Rosetta, Charles X dari Prancis mengeluarkan dekret bahwa departemen Mesir Kuno harus dibuat.

Champollion menyarankan untuk membeli tiga koleksi, yang dikumpulkan oleh Edmé-Antoine Durand, Henry Salt dan Bernardino Drovet sehingga menambah sekitar 7.000 koleksi.

Jumlah koleksi bertambah melalui akuisisi yang dilakukan oleh Auguste Mariette, pendiri Museum Mesir di Kairo.

Mariette membawa beberapa peti hasil temuan penggalian arkeologi di Memphis, Mesir termasuk diantaranya The Seated Scribe atau Penulis yang sedang Duduk.

Dijaga oleh Sphinx besar (dengan penanggalan 2.000 SM), koleksi ini ditempatkan pada lebih dari 20 ruangan.

Beberapa koleksinya diantaranya koleksi seni, surat gulungan Papirus, mumi, peralatan, pakaian, perhiasan, permainan, alat musik, dan senjata. Koleksi dari masa Mesir Kuno diantaranya pisau Gebel el-Arak yang berasal dari 3.400 SM, The Seated Scribe, dan kepala Raja Djedefre.

Seni masa Kerajaan Pertengahan Mesir yang terkenal dengan karya emas dan patungnya, diwakili oleh patung dari Sekis yang menggambarkan Amenemhatankh dan patung pembawa benda pengurbanan.

Seksi Kerajaan Baru Mesir dan Koptik Mesir juga memiliki jumlah koleksi yang lengkap.

Namun patung Dewi Nephthys dan penggambaran Dewi Hathor dari batu kapur menunjukkan mengenai nilai sentimen dan kekayaan Kerajaan Baru Mesir.

Koleksi Yunani, Etruskan, dan Romawi

Departemen Yunani, Etruskan dan Romawi memajang koleksi yang berasal dari Mediterania dengan penanggalan dari masa Neolitik hingga abad ke-6 Masehi.

Koleksi ini mencakup periode Cycladic hingga keruntuhan Kekaisaran Romawi.

Departemen ini merupakan salah satu yang tertua di Museum Louvre, dan koleksinya dimulai dengan pengumpulan koleksi oleh kerajaan, beberapa bahkan telah dikumpulkan sejak masa Francis I.

Koleksi yang difokuskan departemen ini pada awalnya merupakan patung marmer, sepertiVenus de Milo.

Karya seperti Apollo Belvedere didatangkan ketika masa perang yang dilakukan oleh Napoleon. Namun, karya ini dikembalikan setelah kejatuhan Napoleon I pada tahun 1815.

Pada abad ke-19, Louvre mulai mengumpulkan karya seperti vas dari koleksi milik Durand, benda-benda perunggu seperti Vas Borghese dari Bibliothèque nationale.

Koleksi masa awal departemen ini diwakili oleh perhiasan dan benda-benda dari batu kapur seperti Lady of Auxerre dari 640 SM; dan tabung silindris Hera dari Samos yang berpenanggalan sekitar 570-560 SM.

Setelah abad ke-4 SM, fokus terhadap bentuk manusia mulai meningkat. Hal ini terlihat dari patung Borghese Gladiator.

Museum Louvre memiliki koleksi dari masa Helenistik, termasuk diantaranya Winged Victory of Samothrace (190 SM) dan Venus de Milo, yang merupakan simbolisme karya seni klasik.

Galerie Campana memamerkankoleksi yang luar biasa mengenai tembikar yunani yang berjumlah lebih dari 1.000 koleksi.

Pada galeri yang sejajar dengan Seine, dipamerkan koleksi museum mengenai patung Romawi.

Koleksi potret Romawi milik museum ini merupakan salah satu yang terbaik.

Contoh dari koleksinya adalah potret Agrippa dan Annius Verus; contoh dari patung perunggu adalah Apollo of Piombino dari Yunani.

Koleksi lukisan Museum Louvre berjumlah lebih dari 7.500 buah yang berasal dari abad ke-13 Masehi hingga tahun 1848 dan diatur oleh 12 kurator.

Hampir dua per tiga dari keseluruhan koleksi merupakan hasil karya pelukis Prancis, dan lebih dari 1.200 karya merupakan hasil pelukis Eropa Utara.

Lukisan Italia mendominasi koleksi milik Francis I dan Louis XIV, beberapa lainnya merupakan karya seni yang belum dikembalikan sejak masa Napoleon, dan beberapa lainnya merupakan hasil pembelian.

Koleksi milik Francis I, kebanyakan merupakan koleksi yang didapat dari pelukis Italia terkenal seperti Raphael dan Michelangelo, dan membawa Leonardo da Vinci ke istananya.

Setelah Revolusi Prancis, koleksi kerajaan menjadi inti dari Louvre.

Ketika stasiun kereta d'Orsay diubah menjadi Musée d'Orsay pada tahun 1986, koleksi museum dibagi, dan hasil karya yang dibuat setelah tahun 1848 dipindahkan ke museum yang baru.

Karya seni yang dihasilkan oleh pelukis Prancis dan Eropa Utara diletakkan di sayap Richelieu dan Cour Carrée; sedangkan pelukis Spanyol dan Italia diletakkan pada lantai pertama sayap Denon.

Beberapa karya terbaik milik museum telah didigitalisasi oleh Pusat Riset dan Restorasi Museum Prancis.

Tentang Oktoberfest di Jerman by qiuslot88

Sejumlah negara di dunia memiliki tradisi unik ketika memasuki musim gugur. Salah satunya adalah Oktoberfest . Ini adalah satu dari sekian b...