Toyota AE86 atau Toyota Sprinter Trueno kini jadi sebuah mobil terlangka dan melegenda.
Toyota AE86 tersebut juga terkenal di masyarakat dunia, gara-gara sebuah film anime Jepang series, yakni Initial D.
Di film Initial D ini mengisahkan anak SMA bernama Takumi Fujiwara membantu ayahnya antarkan tahu dagangan dengan Toyota AE86.
Takumi Fujiwara harus menunggangi Toyota AE86 milik ayahnya mengantarkan tahu ke salah satu pelanggannya.
Pelanggannya, berada di kaki Gunung Akina, Jepang.
Sehingga ia harus berkendara melewati jalur gunung tersebut.
Menariknya, rute Gunung Akina ini punya banyak kelokan.
Hal itu yang membuat Takumi mempunya skill drifting yang luar biasa.
Saking jagonya, Takumi Fujiwara sempat balapan dengan mobil-mobil lain.
Seperti Mazda RX-7 yang dikemudikan Keisuke Takahashi.
Terlepas dari cerita anime Inital D, sebetulnya Toyota AE86 atau yang sering disebut Hachiroku juga ada di dunia nyata.
Melansir dari Drivetribe.com, Toyota AE86 pertama kali dipasarkan pada 1983 dan dihentikan produksinya pada 1987.
Saking jagonya, Takumi Fujiwara sempat balapan dengan mobil-mobil lain.
Seperti Mazda RX-7 yang dikemudikan Keisuke Takahashi.
Terlepas dari cerita anime Inital D, sebetulnya Toyota AE86 atau yang sering disebut Hachiroku juga ada di dunia nyata.
Melansir dari Drivetribe.com, Toyota AE86 pertama kali dipasarkan pada 1983 dan dihentikan produksinya pada 1987.
Adapun nama AE86 ternyata punya arti yang cukup panjang lo, mulai dari kode 'A' yang merupakan tanda bahwa mobil ini pakai mesin seri 4A, tepatnya 4A-GE.
Lalu untuk kode 'E' diartikan untuk model Corolla, kode '8' punya arti mobil ini merupakan model E80 alias generasi kelima dari Corolla.
Terakhir untuk kode '6' punya arti bahwa AE86 merupakan varian keenam dari model E80.
Sejatinya, Toyota AE86 hadir dalam dua versi, yakni Toyota Corolla Levin yang tak menggunakan pop-up headlamp.
Kemudian ada versi Toyota Corolla Sprinter Trueno yang menggunakan pop-up headlamp.
Dapur pacunya, kedua versi Hachiroku pakai mesin yang sama, yakni 4-silinder berkode 4A-GE DOHC berkapasitas 1.600 cc.
Mesin ini dikatakan mampu menghasilkan tenaga 130 dk dan toris 140 Nm.
Lalu, dialirkan ke penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD) melalui girboks manual 5-percepatan.
Menariknya, Toyota AE86 punya bobot sekitar 900 Kg saja, sehingga Power to Weight Ratio-nya (PWR) bagus.
Ditambah sistem penggerah RWD dan Limited Slip Differential (LSD), jelas bikin AE86 jadi mobil yang enak buat diajak drifting.
Makanya, enggak heran kalau raja drifting asal Jepang, Keiichi Tsuchiya sampai pakai Toyota AE86 buat kompetisi.
Pamornya juga semakin naik gara-gara AE86 dipakai oleh Takumi Fujiwara untuk mengalahkan lawan-lawannya di anime Initial D.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar