Chat with us, powered by LiveChat

Selasa, 18 April 2023

Tentang Honda NSX by qiuslot88

Honda NSX, dipasarkan di Amerika Utara sebagai Acura NSX, adalah mobil sport dua-kursi, mesin tengah dirakit oleh Honda/Acura.

Asal-usul jejak NSX kembali ke 1984, dengan konsep HP-X (Honda Pininfarina eXperimental), merupakan mobil sport bermesin 3.0 L V6 mesin tengah berpenggerak roda belakang.

Honda berkomitmen untuk proyek tersebut, dengan maksud untuk memenuhi atau melampaui kinerja jajaran Ferrari bermesin V8, sambil menawarkan keandalan dan harga yang lebih rendah.



Konsep demikian berkembang dan namanya telah berubah menjadi NS-X, yang berdiri untuk "N ew", "S portscar" "dunia Unknown" (X adalah referensi ke matematika simbol X, yang merupakan singkatan dari variabel yang tidak diketahui), meskipun model produksi diluncurkan sebagai NSX.

NSX dirancang oleh tim yang dipimpin oleh Kepala Desainer Masahito Nakano dan Chief Executive Engineer Shigeru Uehara.

Diuntungkan dari aerodinamika canggih dan gaya yang terinspirasi oleh kokpit jet tempur F-16 dan masukan dari Juara Dunia Formula Satu, Ayrton Senna, selama tahap pengembangan akhir.

NSX ini menjadi mobil produksi massal pertama di dunia yang memiliki fitur bodi aluminium seluruhnya.

Didukung oleh all-aluminium Mesin 3.0 L V6, yang menampilkan sistem VTEC Honda (Variable Valve Timing dan Lift Electronic Control) yang dikembangkan pada 1980-an, transmisi manual 5-percepatan, atau mulai tahun 1994 transmisi otomatis 4-percepatan SportShift, juga dikenal sebagai F-Matic, memungkinkan opsi pemindahan gigi otomatis konvensional atau pemindahan gigi secara manual dengan tuas pemindahan jari di kolom kemudi.

Disajikan pada Chicago Auto Show 1989 dan dibangun di sebuah pabrik yang dibuat khusus di Jepang, untuk dijual mulai tahun 1990.

Awalnya tersedia sebagai coupé dan, dari 1995, targa top.

mengalami peningkatan kinerja pada tahun 1997, yang melihat kedatangan Mesin 3,2 L V6 yang lebih besar, dan facelift pada tahun 2002 sebelum dihentikan pada tahun 2005.

Model Amerika Utara dijual sebagai Acura NSX.



Pada bulan Desember 2007, Honda mengumumkan rencana untuk meluncurkan penerus NSX pada tahun 2010, berdasarkan gaya mesin depan Acura ASCC bermesin V10 (Advanced Sports Car Concept).

Meskipun prototipe sedang diuji untuk produksi, hanya setahun kemudian, Honda mengumumkan bahwa rencana telah dibatalkan karena kondisi ekonomi yang buruk.

Sebaliknya, pada bulan Maret 2010, Honda meluncurkan HSV-010 GT untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan SuperGT Jepang.

Mobil ini tidak pernah mencapai produksi sebagai mobil jalanan.

Laporan bahwa Honda lagi-lagi mengembangkan penerus NSX muncul kembali pada bulan April 2011.

Pada Desember 2011, Honda secara resmi mengumumkan konsep NSX generasi kedua, yang diresmikan pada bulan berikutnya di North American International Auto Show 2012 sebagai Acura NSX Concept.

Model produksi ditampilkan tiga tahun kemudian di North American International Auto Show 2015, untuk dijual pada tahun 2016.

Meskipun nama asli dipertahankan, kali ini didefinisikan sebagai "N ew port S e X perience".

Berbeda dengan NSX generasi pertama yang diproduksi di Jepang, NSX baru dirancang dan direkayasa di Marysville, Ohio, di pabrik Honda, dipimpin oleh chief engineer Ted Klaus.


NSX baru adalah mobil sport hybrid yang ditenagai oleh 3,5 Mesin L twin-turbo V6 dan tiga motor listrik, dua di antaranya merupakan bagian dari drivetrain all wheel drive "SH-AWD", semuanya mampu mendekati 600hp.

Transmisinya adalah dual-clutch 9-speed semi-otomatis.

Tubuhnya menggunakan desain kerangka ruang, yang terbuat dari aluminium, baja berkekuatan sangat tinggi, dan bahan-bahan lainnya yang kaku dan ringan, beberapa di antaranya adalah aplikasi pertama di dunia.


Kendaraan produksi pertama dengan VIN # 001 dilelang oleh Barrett Jackson pada 29 Januari 2016.

Pemilik tim NASCAR, Rick Hendrick, memenangkan lelang dengan tawaran US $ 1.200.000.

Seluruh tawaran disumbangkan ke yayasan amal Tumor Otak Anak dan Camp Southern Ground.

NSX pertama diluncurkan di Ohio pada 27 Mei 2016. Hendrick ada di sana untuk mengusirnya.

Penjualan pertama NSX baru di AS terdaftar pada Juni 2016.

Senin, 17 April 2023

Tentang Toyota AE86 by qiuslot88

Toyota AE86 atau Toyota Sprinter Trueno kini jadi sebuah mobil terlangka dan melegenda.

Toyota AE86 tersebut juga terkenal di masyarakat dunia, gara-gara sebuah film anime Jepang series, yakni Initial D.



Di film Initial D ini mengisahkan anak SMA bernama Takumi Fujiwara membantu ayahnya antarkan tahu dagangan dengan Toyota AE86.

Takumi Fujiwara harus menunggangi Toyota AE86 milik ayahnya mengantarkan tahu ke salah satu pelanggannya.

Pelanggannya, berada di kaki Gunung Akina, Jepang.

Sehingga ia harus berkendara melewati jalur gunung tersebut.

Menariknya, rute Gunung Akina ini punya banyak kelokan.

Hal itu yang membuat Takumi mempunya skill drifting yang luar biasa.

Saking jagonya, Takumi Fujiwara sempat balapan dengan mobil-mobil lain.

Seperti Mazda RX-7 yang dikemudikan Keisuke Takahashi.

Terlepas dari cerita anime Inital D, sebetulnya Toyota AE86 atau yang sering disebut Hachiroku juga ada di dunia nyata.

Melansir dari Drivetribe.com, Toyota AE86 pertama kali dipasarkan pada 1983 dan dihentikan produksinya pada 1987.



Saking jagonya, Takumi Fujiwara sempat balapan dengan mobil-mobil lain.

Seperti Mazda RX-7 yang dikemudikan Keisuke Takahashi.

Terlepas dari cerita anime Inital D, sebetulnya Toyota AE86 atau yang sering disebut Hachiroku juga ada di dunia nyata.

Melansir dari Drivetribe.com, Toyota AE86 pertama kali dipasarkan pada 1983 dan dihentikan produksinya pada 1987.

Adapun nama AE86 ternyata punya arti yang cukup panjang lo, mulai dari kode 'A' yang merupakan tanda bahwa mobil ini pakai mesin seri 4A, tepatnya 4A-GE.

Lalu untuk kode 'E' diartikan untuk model Corolla, kode '8' punya arti mobil ini merupakan model E80 alias generasi kelima dari Corolla.

Terakhir untuk kode '6' punya arti bahwa AE86 merupakan varian keenam dari model E80.

Sejatinya, Toyota AE86 hadir dalam dua versi, yakni Toyota Corolla Levin yang tak menggunakan pop-up headlamp.

Kemudian ada versi Toyota Corolla Sprinter Trueno yang menggunakan pop-up headlamp.

Dapur pacunya, kedua versi Hachiroku pakai mesin yang sama, yakni 4-silinder berkode 4A-GE DOHC berkapasitas 1.600 cc.

Mesin ini dikatakan mampu menghasilkan tenaga 130 dk dan toris 140 Nm.

Lalu, dialirkan ke penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD) melalui girboks manual 5-percepatan.

Menariknya, Toyota AE86 punya bobot sekitar 900 Kg saja, sehingga Power to Weight Ratio-nya (PWR) bagus.

Ditambah sistem penggerah RWD dan Limited Slip Differential (LSD), jelas bikin AE86 jadi mobil yang enak buat diajak drifting.

Makanya, enggak heran kalau raja drifting asal Jepang, Keiichi Tsuchiya sampai pakai Toyota AE86 buat kompetisi.

Pamornya juga semakin naik gara-gara AE86 dipakai oleh Takumi Fujiwara untuk mengalahkan lawan-lawannya di anime Initial D.

Minggu, 16 April 2023

Tentang Mitsubishi Lancer Evolution VII by qiuslot88

Mitsubishi Lancer Evolution , yang populer disebut sebagai ' Evo ', adalah sedan sport dan mobil reli berbasis Lancer yang diproduksi oleh pabrikan Jepang Mitsubishi Motors dari tahun 1992 hingga 2016.

Ada sepuluh versi resmi hingga saat ini, dan penunjukan masing-masing model paling sering adalah angka Romawi.



Semua generasi menggunakan mesin dua liter intercooler turbo segaris empat silinder dan sistem penggerak semua roda.

Evolution awalnya ditujukan hanya untuk pasar Jepang, tetapi permintaan pasar "impor abu-abu" menyebabkan seri Evolution ditawarkan melalui jaringan dealer Ralliart di Inggris Raya dan di berbagai pasar Eropa sekitar tahun 1998.

Mitsubishi memutuskan untuk mengekspor generasi kedelapan Evolusi ke Amerika Serikat pada tahun 2003 setelah menyaksikan kesuksesan Subaru di pasar tersebut tahun sebelumnya dengan Subaru Impreza WRX.

Semua versi pasar domestik , hingga peluncuran Evolution IX pada tahun 2005, dibatasi oleh kesepakatan antara pabrikan mobil Jepang untuk mengiklankan tidak lebih dari 280 PS (206 kW; 276 hp).

Namun, sumber mengatakan Mitsubishi telah memproduksi mobil dengan tenaga lebih besar tetapi telah meremehkan keluaran tenaga resmi untuk memenuhi kesepakatan.

Oleh karena itu, setiap versi berikutnya telah berevolusi secara tidak resmi di atas angka tenaga yang diiklankan, dengan Evolution IX pasar Jepang mencapai perkiraan output sekitar 321 PS (236 kW; 317 hp).

Berbagai versi khusus yang tersedia di pasar lain, khususnya Inggris, memiliki keluaran tenaga resmi hingga 446 PS (328 kW; 440 hp).



Generasi kesepuluh dan terakhir dari Lancer Evolution, Evolution X, diluncurkan di Jepang pada tahun 2007, dan pasar luar negeri pada tahun 2008.

Evolution X diproduksi selama hampir 10 tahun sampai Mitsubishi menghentikan Lancer Evolution pada bulan April 2016.

Pada tahun 2001, Mitsubishi dipaksa oleh FIA untuk berlari di WRC menggunakan aturan WRC untuk membuat mobil, bukan aturan kelas Grup A, dan ini tidak perlu mengikuti aturan homologasi.

Evolution VII didasarkan pada platform Lancer Cedia yang lebih besar dan sebagai hasilnya bertambah berat dibandingkan Evolution VI, tetapi Mitsubishi menebusnya dengan beberapa penyesuaian sasis penting.

Perubahan terbesar adalah penambahan diferensial tengah aktif dan diferensial selip terbatas yang lebih efektif, sementara diferensial selip terbatas heliks depan ditambahkan.

Torsi ditingkatkan lagi menjadi 385 N⋅m (284 lb⋅ft) dengan penyesuaian mesin yang memungkinkan aliran udara lebih besar, dan tenaga kuda secara resmi tetap pada 280 PS (206 kW; 276 hp).

Pengenalan Evolution VII juga menandai pertama kalinya drivetrain otomatis dimasukkan dalam jajaran model GT - A.

Dijuluki versi 'Grand Touring Automatic' dari VII GSR dan RS2 yang mirip secara visual, model GT-A hanya diproduksi pada tahun 2002 dan memiliki spesifikasi interior dan eksterior yang membedakan berikut ini: GT-A-only diamond cut finish 17-inch ( 431,8 mm) velg, lensa lampu belakang bening, dan lampu depan bergaya all-in-one (kemudian digunakan pada Evolution VIII).

GT-A memiliki opsi tanpa spoiler, spoiler pendek (menurut Lancer Cedia; dan kemudian digunakan pada Evolution VIII 260) atau spoiler petir seperti yang digunakan pada model Evolution VII standar.

Fitur yang paling membedakan adalah kap halus tanpa kisi udara sama sekali dan bumper depan yang direvisi.

Meskipun menawarkan kemampuan pendinginan yang lebih rendah, kap mesin dirancang untuk memberikan saluran udara yang lebih bersih dengan lebih sedikit hambatan udara pada kecepatan jalan raya.

Interior dapat ditentukan dengan pilihan pabrik dari interior velour mewah, kulit penuh atau jok sport Recaro.

Interior GT-A berbeda karena memiliki gagang pintu berlapis krom, panel instrumen yang berbeda (untuk menunjukkan pemilihan gigi) dan bezel bertepi krom di sekitar speedo dan tach.

GT-A juga memiliki peredam suara tambahan yang dipasang dari pabrik dan manifold mesin serta downpipe telah direkayasa agar lebih senyap.

Gearbox otomatis 5 kecepatan memiliki apa yang disebut Mitsubishi sebagai "logika fuzzy", yang berarti bahwa mobil akan mempelajari seperti apa karakteristik mengemudi pengemudi dan akan menyesuaikan waktu pergantian gigi dan menurunkan reaksi yang sesuai.

Persneling dapat dipilih secara manual seperti kebanyakan Tiptronic melalui roda kemudi + dan – tombol (sepasang di kedua sisi) atau melalui pemilihan gerbang tiptronic dengan tuas persneling. Tenaganya turun sedikit dari mobil manual standar dengan 272 PS (200 kW; 268 hp).

Gearbox GT-A tidak muncul lagi di Evolution VIII tetapi telah dipasang di Wagon Evolution IX versi estate.

Itu digantikan oleh gearbox Twin Clutch SST sejak diperkenalkannya Evolution X.

Untuk sementara waktu, Proton memasuki versi rebadge yang disebut Proton PERT.

Jumat, 14 April 2023

Tentang Nissan Skyline GT-R R34 by qiuslot88

Mendengar nama Nissan GT-R R34, orang akan langsung ingat dengan mobil sport legendaris dari Jepang produksi Nissan.



Memang mobil ini populasinya tidak banyak karena masuk ke Indonesia tidak secara resmi, hanya beberapa orang yang beruntung bisa memilikinya.

Jika saat ini OtoFriends tertarik untuk membeli, harga Nissan GT-R R34 yang jelas pasti mahal.

Itupun kalau ada orang yang menjual, karena sudah masuk dalam kategori mobil koleksi.

Harga mobil ini tergantung dari kelengkapan, kondisi mobil dan modifikasi yang sudah dilakukan dan pemiliknya apakah mau melepas atau tidak.

Sejarah Nissan GT-R R34



Nissan GT-R R34 merupakan mobil sport yang diproduksi oleh Nissan Jepang dari tahun 1999 sampai 2002.

R34 merupakan generasi keempat dari seri Nissan Skyline GT-R dan menjadi salah satu mobil sport terkenal di dunia.

Nissan GT-R R34 tidak pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Namun, ada beberapa unit mobil GT-R R34 yang masuk ke Indonesia melalui jalur importir.

Sebagian besar GT-R R34 yang ada di Indonesia merupakan unit-unit yang diimpor langsung dari Jepang. 

Meskipun tidak resmi dipasarkan di Indonesia, GT-R R34 menjadi salah satu mobil sport yang banyak dicari oleh pecinta mobil JDM di Indonesia.

Sehingga harga Nissan GT-R R34 bisa menjadi sangat mahal.

Spesifikasi Nissan GT-R R34

Nissan GT-R R34 memiliki spesifikasi yang menawan baik luar dan dalamnya.

Tidak ada alasan lagi kalau kamu tidak menyukai mobil ini. Berikut spesifikasi Nissan GT-R R34:

Eksterior R34

Tampilan mewah dan atletis langsung terlihat ketika kamu melihat tampilan eksterior Nissan GT-R R34.

Tampilan R34 lebih mengotak dengan lekukan-lekukan tajam yang membuatnya semakin terlihat agresif.

Desain grill depan dibuat lebih besar untuk pendinginan mesin yang lebih maksimal. 

R34 masih menggunakan velg dengan ukuran yang sama yaitu 18 inci.

Untuk dimensinya lebih besar dari R33, panjangnya jadi 4,640mm, lebar 1,800mm, tinggi 1,380mm dan berat kosongnya naik menjadi 1580 kg. 

Interior R34



Interior Nissan GT-R R34 menggunakan desain yang minimalis dan sporty.

Banyak menggunakan warna-warna gelap pada panel instrumen, dashboard, dan kursi.

Kursi menggunakan merk Recaro sehingga membuat nyaman saat dikendarai.

Pada bagian panel instrumen terdapat speedometer, tachometer dan beberapa indikator lainnya.

Konsol tengah terdapat radio tape, kisi-kisi AC,diatasnya terdapat LCD dengan beberapa tombol disampingnya.

Setir bisa anda naik turunkan sesuai dengan kebutuhan. 

Performa Mesin R34

Nissan GT-R R34 menggunakan mesin RB26DETT dengan kapasitas 2.600cc 6 silinder yang menghasilkan tenaga 280 hp dan torsi 368 Nm.

Menggunakan sistem transmisi manual 6 percepatan all-wheel drive.

Kecepatan 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam 4,6 detik.

Fitur Keselamatan dan Teknologi R34

Agar mengimbangi tenaga yang dihasilkan, Nissan memberikan sistem pengereman cakram dengan disc brake yang besar pada bagian depan dan belakang.

Sistem suspensi yang canggih didesain untuk memberikan kestabilan dan handling yang baik saat bermanuver di kecepatan tinggi

Kelebihan Nissan GT-R R34

  • Desain yang atletis dan aerodinamis sehingga terlihat sporty.
  • Cocok untuk modifikasi dan keperluan balap.
  • Kekuatan mesin yang tangguh bisa upgrade tenaga yang besar dengan penggantian beberapa part saja.
  • Transmisi otomatis enam percepatan yang tangguh.
  • Sistem pengereman yang tangguh cocok untuk tenaga yang besar.
  • Kestabilan dan kemampuan handling yang baik saat bermanuver di kecepatan tinggi dengan suspensi yang canggih.

Kekurangan Nissan GT-R R34

  • Harga yang mahal karena sedikitnya jumlah mobil.
  • Surat-surat jarang yang lengkap karena lewat importir.
  • Kapasitas penumpang yang terbatas hanya bisa diisi oleh dua orang saja.
  • Tidak dipasarkan secara resmi di Indonesia, sehingga susah untuk mendapatkan unit barunya.
  • Sparepart yang susah karena tidak dijual resmi di Indonesia.

Harga Nissan GT-R R34 di Pasaran

Harga Nissan GT-R R34 di Indonesia tidak ada patokan resminya, karena masuk kesini lewat importir umum.

Harganya akan lebih mahal daripada aslinya karena ada beberapa biaya tambahan.

Tahun 2021 pernah ada lelang Nissan Skyline GT-R R34 hasil selundupan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dengan harga Rp529 juta tanpa surat resmi.

Akhirnya mobil ini laku dengan harga Rp2,7 miliar.

Harga Nissan GT-R R34 di pasaran tergantung kondisi, kelengkapan surat dan modifikasi yang sudah dilakukan.

Bagi OtoFriends yang tertarik, paling tidak siapkan dana minimal 2 miliar untuk bisa membeli Nissan GT-R R34.

Kamis, 13 April 2023

Tentang Mazda RX-7 by qiuslot88

Berbicara soal Mazda RX-7, tentu kita tidak bisa mengesampingkan mesin Wankel Rotary yang ikonik dengan pabrikan Jepang itu.



Semuanya dimulai pada 1961, di mana Mazda dan NSU Motorewenke AG menandatangani MOU pengembangan mesin rotary, yang terkenal bertenaga namun sangat ringkih.

Setelah enam tahun mengembangkan mesin rotary, Mazda akhirnya menemukan solusi dari masalah mesin rotary, dan memasangkan mesin tersebut pada sportscar Mazda Cosmo, yang pertama kali diperkenalkan pada Tokyo Motor Show 1964, dan baru diproduksi Mei 1967.

Lima tahun berselang, mesin wankel rotary juga disematkan di line-up coupe mungil RX-3 Savannah Coupe pada 1972.



RX-3 Savannah meraih kesuksesan di ajang balap dan di pasar sebagai mobil performa dengan budget.

Menyusul kesuksesan Mazda RX-3 Savannah, Mazda berencana membuat sebuah sportscar murah dengan performa dan styling yang sama baiknya.

Diplot sebagai rival Lotus Elan kreasi Colin Chapman, lahirlah Mazda RX-7.

Generasi pertama: Mazda RX-7 Savannah SA22C dan FB (1979-1985)

Meski Mazda RX-7 memakai nama Savannah yang dipopulerkan oleh RX-3, keduanya adalah mobil yang benar-benar berbeda.

Persamaannya hanyalah penggunaan mesin wankel rotary yang dipakai keduanya.

Didesain oleh tim yang dikepalai oleh Matasaburo Maeda, RX-7 dijual bersamaan dengan beberapa line-up lain Mazda yang juga memakai mesin rotary.

Mazda RX-7 pertama menggunakan mesin rotary berkapasitas 1.146cc berkode 12A yang menghasilkan tenaga 100HP, yang dikawinkan dengan transmisi manual 4/5-percepatan, atau transmisi otomoatis 3-percepatan JATCO 3N71B.



Tenaganya tidak terlalu besar, namun dengan bobot mobil yang sedikit lebih dari 1.000kg, dan koefisien drag yang hanya 0,36 RX-7 adalah mobil yang menyenangkan untuk dikendarai.

Performanya juga tidak bisa dipandang sebelah mata, akselerasi 0-100 km/jam bisa dilakukan dalam waktu 9,2 detik dengan kecepatan puncak 190 km/jam.

Itu sudah cukup impresif, namun RX-7 memiliki performa menikung yang sangat baik, bermodalkan pusat gravitasi rendah dan weight distribution 50:50, RX-7 dapat menghasilkan gaya gravitasi 0,779g ketika menikung.

Pada 1981, Mazda RX-7 mendapatkan update di beberapa sektor, mulai dari eksterior dan interior. Namun yang paling penting adalah pilihan transmisi manual yang kini hanya 5-percepatan, dan peningkatan mesin 12A dari 100HP menjadi 114HP.

Dua tahun berselang, RX-7 masuk ke dalam daftar 10 mobil terbaik dari majalah Car and Driver.

Tahun 1984, hadir facelift kedua Mazda RX-7 yang hadir dengan varian baru GSL-SE, yang memakai mesin rotor ganda RE-EGI 1.308cc 13B dengan fuel injection, yang merupakan pengembangan dari mesin 12A.

Untuk pasar Jepang, hadir RX-7 Turbo yang memakai mesin turbo 12A sama seperti Mazda Luce dan Cosmo.



Mesin tersebut menghasilkan 163 HP.

Produksi Mazda RX-7 generasi pertama berhenti pada tahun 1985, di mana model FC sudah siap melanjutkan kesuksesan generasi pertama dengan ubahan konsep yang tidak signifikan, namun krusial.

Generasi kedua: Mazda RX-7 FC (1985-1992)

Setelah kesuksesan generasi pertama, tim desain Mazda yang dikepalai oleh Akio Uchiyama untuk melakukan studi banding di Amerika Serikat untuk mencari tahu kenapa RX-7 sangat diterima, dan apa yang harus dilakukan untuk meneruskan momentum di generasi kedua.

Tim desainer Mazda menemukan fakta bahwa pasar di Amerika lebih menyukai duo sportscar murah Porsche, 924 dan 944, dan tidak pernah mendengar soal Lotus Elan, yang jadi inspirasi RX-7.

Fokus pada peningkatan handling dan suspensi, Mazda RX-7 FC mendapat beberapa ubahan di kedua sektor.

Mulai dari sistem steering yang diubah menjadi rack dan pinion, sampai suspensi belakang yang diubah menjadi independent.

Bukan hanya itu, Mazda juga memperkenalkan Dynamic Tracking Suspension System (DTSS) yang meningkatkan kestabilan di jalanan lurus dan karakteristik menikung yang lebih netral.

Semua improvement ini memang membuat RX-7 FC lebih berat 363kg dari pendahulunya, namun hal ini diimbangi dengan penggunaan mesin rotor ganda baru 13B-VDEI yang menghasilkan 146 HP, turbo yang digunakan juga memakai desain twin-scroll untuk meminimalisir turbo-lag.

Meski bobot mobil jadi lebih berat dan tampak sedikit lebih condong ke kenyamanan mengemudi, Mazda RX-7 FC mendapatkan respon positif dari pasar dan dunia balap.

Kecuali di Australia, yang mana merasa generasi pertama lebih ringan.

Oleh karena itu, Mazda menghadirkan edisi spesial 250 sports yang punya bobot sama dengan RX-7 edisi pertama dengan berbagai penyunatan fitur. Mulai dari power steering, power window, sampai wiper belakang.

Tahun 1988, untuk pertama kalinya Mazda menjual RX-7 Convertible.

Namun atap terbuka dan RX-7 bukanlah perpaduan yang pas, dan hanya bertahan sampai akhir produksi generasi FC pada tahun 1992.

Generasi ketiga: Mazda RX-7 FD (1985-1992)

Diperkenalkan pada 1993, Mazda RX-7 generasi ketiga (FD) meninggalkan konsep aslinya yang kini berevolusi menjadi sebuah sportscar mewah.

Mesin 13B-REW 1.308cc twin-rotor yang sesuai dengan ketentuan pajak Jepang dipertahankan, namun tidak dengan dimensi mobil, khususnya lebarnya. Ubahan desain RX-7 FD cukup signifikan dibanding dua pendahulunya, di mana kesan mengotak kini berubah menjadi sangat aerodinamis dan cantik.

Meski mesin yang dipakai masih sama seperti generasi kedua, Mazda memperkenalkan sistem sequential turbo, yang mana keduanya aktif di putaran mesin berbeda.

Turbo pertama mulai beroperasi di putaran mesin 1.800rpm dengan menghasilkan turbo boost 10psi, masuk ke putaran atas, kerja turbo pertama digantikan turbo kedua yang memberi boost 8psi mulai 4.500rpm.

Sistem twin-turbo ini berjalan sangat halus sehingga menghasilkan penyaluran tenaga dan torsi yang konsisten dari putaran mesin bawah hingga atas.

Tenaga yang dihasilkan juga mengalami lonjakan signifikan, di mana RX-7 FD versi awal (series 6) menghasilkan 252 HP dan 294 Nm, dan terus meningkat sampai 276 HP dan 313 Nm saat mobil berhenti diproduksi tahun 2002.

Berkat desain yang cantik yang dipadukan dengan tenaga mesin yang sangat mumpuni, Mazda RX-7 FD jadi posterboy dari mobil performa Jepang yang booming di tahun 1990-an, termasuk Toyota Supra MK4 dan Skyline GT-R R33-R34, sampai Honda NSX yang kini dianggap sebagai sportscar ikonik Jepang tahun 1990-an.

Selama 24 tahun diproduksi antara 1978-2002 dengan tiga generasi berbeda, Mazda RX-7 total diproduksi sebanyak 471.018 unit.

Berawal dari sportscar murah pesaing Lotus Elan, RX-7 berevolusi salah satu sportscar ikonik Jepang yang melegenda dengan mesin rotary-nya. 

Rabu, 12 April 2023

Tentang Toyota Supra by qiuslot88

Toyota Supra adalah mobil sport berperforma tinggi yang diproduksi oleh Toyota Motor Corporation, Jepang dari tahun 1978 sampai 2002.



Pada mulanya, Supra adalah versi mewah bermesin 6 silinder dari Toyota Celica.

Mulai tahun 1986, Supra menjadi mobil sport tersendiri yang tidak ada hubungannya dengan Celica.

Celica XX di Jepang, atau yang dipasarkan dengan nama Celica Supra untuk export adalah Celica Liftback yang wheelbase-nya lebih panjang untuk mengakomodasi mesin 6 silinder.

Mesin yang tersedia adalah tipe M 2000 cc, 4M 2600 cc, dan 5M 2800 cc.

Konsepnya masih sama seperti model sebelumnya yaitu Celica Liftback dengan wheelbase lebih panjang dan mesin 6 silinder, namun sekarang Celica XX atau Supra juga memiliki bagian depan yang berbeda dengan lampu fully retractable.

Mesin 6 silinder yang digunakan adalah 1G 2000 cc dan 5M-GE 2800 cc.

Supra terdiri dari Type L yang mewah dan Type S (Type P di Amerika) yang sporty.

Supra Type S / Type P memiliki over fender, spoiler belakang, jok depan bucket, serta velg alloy dan ban yang lebih lebar.



Mulai sekarang Supra adalah mobil sport berkemampuan tinggi yang tidak ada hubungannya dengan Celica.

Bentuk body yang digunakan tetap Liftback.

Tidak seperti Celica yang beralih ke penggerak roda depan dan 4WD, Supra tetap berpenggerak roda belakang.

Mesin yang digunakan adalah 2000 cc 1G-GEU & 1G-GTE turbo, 2500 cc 1JZ-GTE, dan 3000 cc 7M-GE naturally aspirated dan 7M-GTE turbo.

Hanya mesin 3000 cc yang dipasang pada Supra untuk pasar ekspor.

Transmisi yang tersedia adalah 5 speed manual dan 4 speed automatic.

Supra 70 series ini merupakan mobil sport yang memiliki teknologi canggih dijamannya seperti rem ABS dan TEMS (Toyota Electronic Modulated Suspension) yaitu suspensi yang dapat diatur kekerasannya.

Pada tahun 1987, Supra menjadi mobil resmi yang digunakan oleh Toyota Team Europe pada Kejuaraan Reli Dunia atau WRC.

Khusus untuk pasar Jepang, diluncurkan Supra Turbo A pada tahun 1988 dalam jumlah yang terbatas 500 unit untuk memenuhi keperluan homologasi mobil balap touring Group A.

Supra berkode JZA80 ini jauh lebih hebat dari model sebelumnya.

Mesin yang digunakan adalah 2JZ-GE atau 2JZ-GTE turbo berkapasitas 3000 cc.

Model yang paling kencang adalah turbo dengan transmisi manual 6 speed, dan mampu dipacu hingga lebih dari 270 km/jam.

Supra juga tersedia dengan atap Targa Roof yang bisa dibuka. Spoiler belakang yang tinggi standard pada model turbo, atau optional pada model non-turbo.

Pada tahun 1997 diluncurkan Supra 15th Anniversary Edition dalam jumlah yang terbatas. Model tahun 1998 merupakan Supra terakhir di Amerika Serikat, dan produksi Supra di Jepang dihentikan pada tahun 2002.

Generasi kelima dari Supra diperkenalkan di North American International Auto Show tahun 2019 di Detroit, Michigan, Amerika Serikat pada tanggal 14 Januari 2019.

Produksi dimulai pada bulan Maret 2019 dan mulai dijual di Jepang pada tanggal 17 Mei 2019, di Amerika Serikat pada tanggal 22 Juli 2019 dan di Australia pada tanggal 2 September 2019.

Di Indonesia, Supra generasi kelima diperkenalkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada tanggal 18 Juli 2019 dan mulai dijual pada bulan Oktober 2019 dengan harga Rp 1,995,000,00

Tentang Spoon Sports by qiuslot88

Jika pernah melihat ada mobil yang dimodifikasi dengan 2 warna berbeda, yakni biru dan kuning, kemungkinan besar mobil itu pasti merek Honda dan terinspirasi dari warna Spoon Sports.



Pertama kita bahas sejarahnya terlebih dahulu, Spoon Sports didirikan pada Januari 1988 merupakan salah satu perusahaan pembuat part performa hanya untuk mobil-mobil Honda selain Mugen, Lalu kenapa namanya Spoon? Yang jika diartikan adalah sendok ? jelas bukan, Spoon sendiri diambil dari nama tikungan tajam di sirkuit Suzuka, Jepang.

Kalau di negara asalnya, workshop yang menjual produk Spoon sekaligus bengkel lebih dikenal dengan nama TYPE ONE, yang berada di Suginami, Tokyo, Jepang.



Jadi jangan salah, kalau berpikir Spoon dan TYPE ONE itu hanya sekadar sticker saja kalian salah besar yah.

Produk-produknya sendiri meliputi berbagai macam mulai dari, eksterior, interior, mesin, dan sebagainya.

Misalnya saja, pelek, muffler, big brake kit, VTEC Controller, shift knob, steering wheel, bahkan wiper dan masih banyak lagi.

Mobil-mobilnya sendiri tertentu seperti Honda Civic Type R, Civic Turbo, CRZ, Fit/Jazz, NSX, Integra, S2000, dan S660.



Rumah modifikasi asal Jepang Spoon Sport identik dengan deretan mobil sedan atau hatchback JDM dari pabrikan Honda.

Pendirinya sendiri merupakan  pebalap andal bernama Ichishima Tatsuru yang punya ide besar dalam mengembangkan mobil-mobil Honda.

Berdiri pada 1988, Tatsuru-san mendirikan bengkel tuning Spoon Sport co.Ltd di Takaido, Suginami, Tokyo.

Saat itu Spoon sudah menerapkan pengembangan untuk mendesain tampilan mobil, ubahan mayor dan minor untuk keperluan balap di mesin Honda.

DNA Spoon Sport sendiri tak jauh dari profesi pendirinya dengan mempertahankan tagline “Total technology & Real Comfort”.

Dengan karakter khususnya, kata Spoon yang diambil dari salah satu nama tikungan tajam di Sirkuit Suzuka.

Dengan ciri khas yaitu tampilan livery dual tone berwarna biru dan kuning.

Dalam project pertama mereka, unit kendaraan Honda Civic Wonder SB3 (1985) atau berjuluk Civic E-AT dirombak total untuk diturunkan dalam kompetisi Japan Touring Car Championship 1988.

Mereka mendapatkan nama besar dari project modifikasi mobil tersebut.

Tampilan bodi berbalut kelir kombinasi biru dan kuning khas Spoon Sport.

Sejumlah aksesoris dan komponen aerodinamika terpasang dari mulai aksesoris balap seperti hoodpin, spion EC Works Type A, serta tow hook. Sektor kaki-kaki Civic hatchback ini dipasangi velg Enkei “Central Lock” berukuran 15×8 inci untuk bagian depan dan 15×6,5 di belakang.

Velg tersebut berbalut ban hi-performance dari Yokohama Vintage ADVAN SS ukuran 205/55 R15.

Untuk memaksimalkan sistem pengereman, dibalik velg palang 6 ikoniknya dijejali kaliper Nissin dengan cakram 2pc drilled.

Tak terketinggalan peningkatan suspensi menggunakan Showa, lengkap dengan komponen stabilizer berkendara seperti strut bar, sway bar, serta panhard rod.

Sektor jantung pacunya mengandalkan mesin ZC kapasitas 1.6 liter DOHC.

Konfigurasi lainnya terdiri dari kabel busi NGK, header kustom, straight pipe model megaphone output samping, serta pemanis seperti oil cap, reservoir cover, dan valve cover Spoon.

Semua kinerja diatur oleh ECU Keihin, menghasilkan 230 dk pada 9800 rpm.

Tenaga mesin dialirkan melalui tranmisi close ratio 5 percepatan ke roda depan.

Berlih ke ruang interior terdapat sebuah jok bucket seat karbon, dasbor standar, setir Spoon, harness Simpson, dan kill switch.

Berlanjut pada 1996, Spoon mulai menjual rakitan mesin Honda B untuk menjajal balap ketahanan.

Untuk memastikan kinerja optimal dari output tenaganya, saat itu, Spoon Sports berlih ke mesin vtec

Honda K20A milik Civic Integra dan L15A dari Honda Fit.

Selang setahun kemudian, akhirnya markas Spoon berpindah ke Ogikubo, Suginami.

Diikuti dengan pembukaan pertama engineering school sebagai salah satu program pelayanan mereka.

Berlanjut pada 2001, Spoon membuka bengkel “Speed ​​Shop Type-One”.

Toko ini dikususkan untuk modifikasi mobil bertitel “Type-R” Honda, meliputi Civic Type-R, Integra Type-R, Accord Euro-R dan NSX-R. Tapi, Spoon juga sukses memodifikasi kendaraan harian tanpa titel “Type R”seperti Civic SiR, Honda S2000, dan Honda Fit atau dikenal dengan nama Honda Jazz.

Ichisima punya visi yang kuat, tentang cara ideal menjadi diler performa.

Beragam komponen peningkatan yang akan dipasang kembali diuji sesuai parameter khusus untuk mengedepankan faktor fungsional ketimbang menjual aksesoris semata.

Ia juga ingin memberi beberapa edukasi kepada konsumen agar dapat memahami konfigurasi ubahan di mobil mereka.

Perusahaan menyetel ulang deretan mobil Honda untuk berkompetisi di ajang balap kelas dunia.

Selain itu, prospek panjang dari Ichishima Tatsuru untuk menghadirkan powertrain, suspensi, aero-parts, roda, drivetrain, sistem pengereman, sistem pendingin.

Beberapa komponen berbahan serat karbon disuguhkan, macam seperti kap mesin, spoiler pintu belakang, kaca spion dan add- on lips.

Beberapa prestasi yang diraih oleh Spoon antara lain menjadi juara 3 pada Macau GP pada tahun 1990, dengan mobil Honda NSX.

Lalu memenangkan balap 24 jam British Snetthertondengan mobil Honda Civic EF3, dan ada Honda S2000 yang memenangi balap 24 jam di Nurburgring, Jerman tahun 2000, dan beberapa ajang serupa lainnya.

Tentang Oktoberfest di Jerman by qiuslot88

Sejumlah negara di dunia memiliki tradisi unik ketika memasuki musim gugur. Salah satunya adalah Oktoberfest . Ini adalah satu dari sekian b...